24 Juni 2020 - 11:51
Trump Sebut Pemrotes Anti-Rasisme Kubu Kiri Ekstrem

Presiden AS, Donald Trump menyebut pengunjuk rasa anti-rasisme di negaranya sebagai kelompok kiri ekstrem.

Menurut Kantor Berita ABNA, Trump dalam pidato yang disampaikan di hadapan para pendukungnya di Phoenix, Arizona hari Selasa (23/6/2020) menyebut protes anti-rasisme dan melabeli mereka sebagai  kubu "Kiri ekstrem yang dibenci sepanjang sejarah AS".

"Lobi sayap kiri berusaha menghancurkan warisan Amerika," ujar Trump. 

Tidak hanya itu, Trump juga menuduh kaum kiri tidak berupaya mempromosikan keadilan, kesetaraan, maupun mengangkat kaum tertindas. 

"Mereka hanya memiliki satu tujuan yaitu mengejar kekuatan politik mereka dengan alasan apapun," ujar Trump.

Trump dalam pidato kampanye hari Selasa mengakui dirinya bisa menjadi presiden AS, karena buruknya kinerja mantan Presiden Barack Obama dan wakilnya, Joe Biden.

"Saya di sini sekarang, karena Obama dan Joe Biden tidak melakukan pekerjaannya dengan baik," klaim Donald Trump.

Menjelang semakin dekatnya pemilu presiden AS pada 3 November 2020, Trump telah memulai kampanye pemilunya, meskipun muncul kecaman luas dan mengabaikan peringatan pejabat kesehatan mengenai penyebaran virus corona.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan popularitas Trump semakin merosot dan rivalnya meraih dukungan lebih besar, karena Trump dipandang gagal mengatasi penyebaran virus Corona di Amerika Serikat yang berdampak negatif terhadap perekonomian AS, serta kelanjutan protes anti-rasisme di negara ini.(PH)

342/